Senin, 12 November 2018

2.3 JELASKAN TENTANG MEMPRODUKSI SIARAN UNTUK TELEVISI ANALOG DAN TELEVISI DIGITAL


2.3 JELASKAN TENTANG MEMPRODUKSI SIARAN UNTUK TELEVISI ANALOG DAN TELEVISI DIGITAL


Konten siarannya analog dipancarkan melalui pemancar analog menjadi sinyal tv analog pada frekuensi radio uhf/vhf dan diterima oleh pesawat tv analog melalu antena uhf/vhf.
Sedangkan siaran tv digital, konten siarannya digital, atau kalau masih analog di-encoding ke digital, dipancarkan tetap pada frekuensi radio uhf/vhf oleh pemancar digital menjadi sinyal tv digital, diterima antena biasa uhf/vhf yang dilengkapi penerima digital (set top box-STB) yang berfungsi mengkonversi sinyal tv digital menjadi sinyal yang bisa diterima tv analog.
Pada pesawat tv digital tidak lagi memerlukan set top box (penerima digital) karena sudah terintegrasi di dalamnya. Sistem penyiaran tv digital di Indonesia menggunakan standar penyiaran DVB-T2 (Digital Video Broadcasting-Terrestrial Second generation). Ini berarti untuk dapat menerima siaran tv digital, pesawat tv harus dilengkapi alat penerima sinyal tv digital DVB-T2 (Set Top Box – DVB-T2).


2.2 SEBUTKAN DAN JELASKAN TENTANG PERBEDAAN TELEVISI ANALOG DAN TELEVISI DIGITAL


2.2 SEBUTKAN DAN JELASKAN TENTANG PERBEDAAN TELEVISI ANALOG DAN TELEVISI DIGITAL

1.     Kualitas gambar dan suara
Siaran televisi digital terestrial menyajikan gambar dan suara yang jauh lebih stabil dan resolusi lebih tajam ketimbang analog. Hal ini dimungkinkan oleh penggunaan sistem Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) yang mampu mengatasi efek lintas jamak (multipath). Pada sistem analog, efek lintasan jamak menimbulkan echo atau gaung yang berakibat munculnya gambar ganda (seakan ada bayangan).Penyiaran televisi digital menawarkan kualitas gambar yang sama dengan kualitas DVD, bahkan stasiun-stasiun televisi dapat memancarkan programnya dalam format 16:9 (layar lebar) dengan standar Standard Definition (SD) maupun High Definition (HD). Kualitas suara pun mampu mencapai kualitas CD Stereo, bahkan stasiun televisi dapat memancarkan suara dengan Surround Sound (Dolby DigitalTM).
2.     Tahan perubahan lingkungan
Siaran televisi digital terestrial memiliki ketahanan terhadap perubahan lingkungan yang terjadi karena pergerakan pesawat penerima (untuk penerimaan mobile TV), misalnya di kendaraan yang bergerak, sehingga tidak terjadi gambar bergoyang atau berubah-ubah kualitasnya seperti pada TV analog saat ini.
3.     Tahan terhadap efek interferensi
Teknologi ini punya ketahanan terhadap efek interferensi, derau dan fading, serta kemudahannya untuk dilakukan proses perbaikan (recovery) terhadap sinyal yang rusak akibat proses pengiriman atau transmisi sinyal. Perbaikan akan dilakukan di bagian penerima dengan suatu kode koreksi error (error correction code) tertentu.
4.     Efisiensi spektrum/kanal
Teknologi siaran televisi digital lebih efisien dalam pemanfaatan spektrum dibanding siaran televisi analog. Secara teknis, pita spektrum frekuensi radio yang digunakan untuk siaran televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital sehingga tidak perlu ada perubahan pita alokasi baik VHF maupun UHF. Sedangkan lebar pita frekuensi yang digunakan untuk analog dan digital berbanding 1 : 6, artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital untuk lebar pita frekuensi yang sama dengan teknik multiplex dapat digunakan untuk memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda tentunya.
Dalam bahasa yang sederhana, ini berarti dalam satu frekuensi dapat digunakan untuk enam siaran yang berbeda. Ini jauh lebih efisien dibanding dengan siaran analog dimana satu frekuensi hanya untuk satu siaran saja. Dengan keunggulan ini, keterbatasan jumlah kanal dalam spektrum frekuensi siaran yang menjadi penghambat perkembangan industri pertelevisian di era analog dapat diatasi dan memungkinkan munculnya stasiun-stasiun televisi baru yang lebih banyak dengan program yang lebih bervariasi.


2.1 SEBUTKAN DAN JELASKAN TENTANG SEJARAH TELEVISI ANALOG DAN TELEVISI DIGITAL


2.1 SEBUTKAN DAN JELASKAN TENTANG SEJARAH TELEVISI ANALOG DAN TELEVISI DIGITAL

Pengertian serta sejarah Televisi Digital.
                Televisi digital atau DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.
                Dalam penemuan televisi, terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.
·       1876 – George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.
·       1884 – Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.
·       1888 – Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.
·       1897 – Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.
·       1900 – Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.
·       1907 – Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.
·       1927 – Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.
·       1929 – Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.
·       1940 – Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.
·       1958 – Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.
·       1964 – Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.
·       1967 – James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.
·       1968 – Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.
·       1975 – Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.
·       1979 – Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.
·       1981 – Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.
·       1987 – Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.
·       1995 – Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.
dekade 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.

Pengertian Televisi Analog.
Pada televisi analog, alat yang digunakan untuk mengkodekan informasi gambar yaitu dengan memvariasikan voltase dan / atau frekuensi dari sinyal. selanjutnya seluruh sistem yang ada sebelum televisi digital dapat dimasukan ke sistem analog. Sistem ini dianggap lebih ribet atau sulit. Pada sistem analog dibutuhkan antena dan kabel yang membantu dalam proses penyiaran


Rabu, 17 Oktober 2018

1.4 JELASKAN APAKAH INTERNET TERMASUK NEW MEDIA?


1.4 JELASKAN APAKAH INTERNET TERMASUK NEW MEDIA?

Apa yang dimaksud dengan New Media?
New Media atau Media Baru merupakan suatu media yang terhubung dengan internet dan teknologi sebagai pendukung dalam mendapatkan informasi dalam suatu institusi atau suatu organisasi tempat orang bekerja. Dalam kata Media Baru terdapat pemisah antara kata “lama” dan “baru”. Baru disini bersifat terbuka dan siapapun dapat mengaksesnya dengan diikuti perkembangan teknologi.
Dengan adanya Media Baru perubahan dapat terjadi, perubahan dalam bidang produksi, konsumsi dan distribusi. Perubahan yang terjadi dapat memudahkan khalayak untuk mengerti dan mengelolanya. Perubahan tersebut dibagi menjadi beberapa bagian:
  • New Textual Experiences: Jenis baru dalam media, kesenengan dan pola konsumsi media (game pada komputer, dan memberikan efek khusus pada film).
  • New Ways of Representing the World: Media menawarkan kemungkinan baru yang representasional dan pengalaman dengan lingkungan virtual yang immersiveberbasis layar interaktif
  • New Relationship between Subjects (Users And Consumers) And Media Technologies: Perubahan pengguanaan dan penerimaan gambar serta media yang digunakan sehari-hari.
  • New Experiences of the Relationship between Embodiment, Identity and Community: Pergeseran dalam pengalaman pribadi, sosial setiap waktu dan tempat dalam skala lokal maupun global.
  • New Conceptions of the Biological Body’s Relationship to Technological Media: Tantangan dalam menerima manusia, alam, teknologi, dan media sebagai penunjang yang nyata dan virtual.
  • New Patterns of Organization and Production: Penyusunan kembali dan integrasi dalam budaya media, industri, ekonomi, akses, kepemilikan, dan kontrol serta regulasi.


New Media atau Media Baru memiliki beberapa karakteristik yaitu:

Digital
Dalam proses pada New Media, data-data yang diperoleh dalam media digital diubah ke dalam angka. Data-data yang telah dimasukkan dimunculkan dengan berbagai bentuk seperti teks, grafik atau diagram, foto serta video. Data tersebut disimpan dalam jaringan online yang menghasilkan sebuah output berbentuk digital diskdan drive memory. Setelah itu dikirim dengan jaringan telekomunikasi dan dapat dicetak sebagai hard copy.

Interactivity
Interactivity mengarah kepada khalayak untuk ikut campur dalam mengubah gambar atau teks yang ada dalam berita. Media Baru menuntut penggunanya aktif dalam bertindak agar menghasilkan sebuah makna dalam tulisan yang mereka baca atau lihat.

Hypertextual
Hypertextual atau disebut juga Hypertext merupakan media baru dalam sejarah media analog. Hypertextual ini menjelaskan sebagai teks yang memiliki jaringan dari link lain diluar teks, dan berkarakteristik sebagai media baru dan internet. Hal itu sangat berkaitan dengan sistem operasi komputer, databasem dan software. Hypertext ini sangat dibutuhkan oleh pengguna internet untuk menghubungkan beberapa media melalui sebuah teks yang mereka butuhkan.

Networked
Networked merupakan istilah dari jaringan, suatu hal atau informasi dengan mudah tersebar dan banyak media yang mempublikasikan informasi tersebut sehingga memudahkan khalayak dalam mengakses dan mendapatkannya. Hal itu dikarenakan dengan adanya perkembangan terknologi membuat khalayak mudah mengakses kapan pun dan di mana pun sesuai dengan keinginannya.
Virtual
Virtual adalah kondisi yang ada di dunia nyata. Dalam Media Baru informasi yang nyata merupakan identitas virtual yang mana diterapkan dalam kehidupan khalayak. Informasi yang nyata tersebut berasal dari pengalaman sehari-hari.

Simulated
Simulted atau Simulasi memiliki hubungan dengan virtual, tetapi simulasi mempunyai arti konsep yang lebih luas. Simulasi merupakan sebuah salinan dari sesuatu yang asli atau nyata. Namun simulasi sangat penting karena pada jantung realitas virtual.
Dengan perkembangan suatu teknologi dan internet terdapat portal berita yang menjadi bagian dari jurnalisme online.  Portal berita tersebut adalah Kompas.com. Inilah beberapa penerapan karakteristik dalam Kompas.com:
·  Digital,Kompas.com sudah menerapkan karakteristik ini. Dapat dilihat dengan adanya suatu jaringan internet yang menyampaikan berita atau informasi dalam Kompas.com secara cepat dan mudah. Dalam setiap berita yang diterima terdapat teks, grafik, foto atau video yang menjadi pendukung.
·     Interactivity,Kompas.com dalam interactivity yaitu adanya kolom komentar yang dibuat oleh pihak portal berita. Kolom komentar tersebut untuk memberikan ruang kepada khalayak supaya dapat menanggapi berita yang disebar dan dapat mengemukakan pendapatnya secara bebas. Dengan adanya hal tersebut komunikasi diantara Kompas.com dan khalayak dapat berlangsung.
·     Hypertextual, Kompas.com dalam hypertextual sangat mudah ditemukan karena terdapat link untuk membaca halaman berita berikutnya dan membaca berita lain dari luar.
·       Networked, Kompas.com sangat menerapkan hal tersebut karena portal berita tersebut hanya dapat diakses melalui jaringan online atau berbasis dengan adanya jaringan internet. Dengan hal tersebut memudahkan khalayak mendapatkan berita atau informasi yang dibutuhkan.
Dengan adanya perkembangan teknologi, internet sebagai teknologi baru dapat menerapkan karakteristik yang ada dalam portal media. Dan dengan adanya Media Baru, seperti internet dapat memudahkan khalayak untuk memperoleh dan mengakses portal media yang diinginkan dengan mudah dan cepat.


1.3 APAKAH PERBEDAAN DAN BERIKAN CONTOH ANTARA ANIMASI DAN SIMULASI DALAM SITUS WEB?


1.3 APAKAH PERBEDAAN DAN BERIKAN CONTOH ANTARA ANIMASI DAN SIMULASI DALAM SITUS WEB?

1.     ANIMASI : Suatu proses pengolahan gambar menjadi sebuah objek gambar yang bergerak tanpa memperhatikan satuan maupun besaran fisis seperti satuan massa, ukuran tubuh, umur, gravitasi, dsb.
Contoh :
Kartun Spongebob Squarepants

Pada film kartun yang menjadi fokus penonton adalah kejadian tokoh-tokoh yang sedang berjalan maupun berlari. Namun penonton tidak akan mempedulikan bagaimana langkah-langkah yang diperlukan animator untuk membuat tokoh tersebut bisa berjalan dari awalnya menaikkan kaki, melangkah hingga berjalan.

2.     SIMULASI : Mempresentasikan sebuah sistem yang memiliki berbagai macam persamaan proses.
Hasil simulasi tidak tidaklah dapat diprediksi karena hasil outputan tidak dapat diukur dengan persamaan-persamaan yang ada. Dalam penerapan simulasi kita hanya perlu menyediakan suatu kondisi awal dan menerapkannya dilakukan sendiri oleh sistem.
Contoh : 
Games Angry Bird

Pada permainan Angry Bird tedapat beberapa aturan fisika dan rumus dasar yang perlu diketahui agar permainan ini dapat dijalankan. 
Agar balok-balok tersebut dapat dirubuhkan perlu perhitungan yang tepat,misalnya letak titik berat dari struktur balok tersebut, kekuatan tarik, gaya, dan arah benar-benar diperhitungan dengan baik. Pada percobaan pertama bisa saja berhasil, namun untuk peluang selanjutnya belum tentu. Selisih sedikit saja letak Angry Bird maka akan berpengaruh pada hasilnya. Jadi Simulasi merupakan sesuatu yang memiliki nilai sensitivitas yang tinggi.


1.2 APA YANG ANDA KETAHUI TENTANG NEW MEDIA DAN BERIKAN CONTOH


1.2  APA YANG ANDA KETAHUI TENTANG NEW MEDIA DAN BERIKAN CONTOH

New Media adalah media yang didalamnya terdiri dari gabungan berbagai elemen. Itu artinya terdapat konvergensi media di dalamnya, dimana beberapa media dijadikan satu, itu baru disebut new media.

Contoh new media :
1.     Facebook
Facebook merupakan salah satu aplikasi yang jejaring social yang popular. Yang membuat para penggunanya bisa berinteraksi dengan orang diluar sana dengan dilengkapi fitur-fitur yang telah tersedia untuk memberikan kenyamanan pada saat berinteraksi.
2.     Youtube
Youtube ini merupakan salah satu aplikasi popular yang berbasis video dikarenakan memiliki banyak fungsi bagi para penggunanya.
3.     Gmail
Sebagian masyarakat sekarang setidaknya memiliki email sendiri, bila tidak mempunyai email makaanda tidak bisa mempunyai aplikasi seperti facebook.Aplikasi ini sekarang sangat diminati semua kalangan seperti mahasiswa, orang kantoran, dll. Aplikasi ini memungkikan mengalahkan fungsi sms yang hanya bisa melakukan pengirimann pesan saja, sedangkan email bisa mengirimkan file-file yang dibutuhkan.
4.     Wikipedia
Wikipedia banyak disebut sebagai ensiklopedi online. Pada dihalan awal Wikipedia merupakan ensiklopedi isi bebas pada tahun 2003. Artikel diwikipedia ini merupakan hasil kolaborasi oleh penyumbangsih seluruh dunia. Situs ini merupakan situs wiki yang artinya siapapun dapat menyunting artikel, baik itu menambahkan informasi baru, hanya dengan mengkik suntng diatas setiap halaman.
5.     Twitter
Twitter merupakan salah satu aplikasi jejaring social popular setelah facebook. Jejaring social ini sebuah layanan microblgging yang anggitanya dapat mengirimkan pesan singkat sampai 140 karakter.


1.1 APA YANG ANDA KETAHUI TENTANG NEW MEDIA DAN BERIKAN CONTOHNYA


1.1 APA YANG ANDA KETAHUI TENTANG NEW MEDIA DAN BERIKAN CONTOHNYA

New Media merupakan sarana perantara yang baru, dilihat dari segi waktu, manfaat, produksi, dan distribusinya. New Media juga dapat diartikan sebagai media-media baru yang hadir sejak perkembangan teknologi di akhir abad ke-20. Contoh komponen perangkat new media saat ini yaitu, seperti: handphone/smartphone, laptop, tablet, serta perangkat digital lainnya.
Dalam penerapannya, New Media sangat berhubungan dengan internet yang juga merupakan komponen utama New Media. Contoh penerapan New Media ke dalam internet yaitu, sebagai berikut:
1.     Jejaring Sosial

Jejaring sosial merupakan penerapan New Media ke dalam internet yang banyak digunakan saat ini. Dengan menggunakan jejaring sosial, kita dapat melakukan berbagai hal. Seperti berkomunikasi, berbisnis, dan sebagainya. Contoh jejaring sosial New Media, yaitu: Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan lain sebagainya.

2.     Aplikasi Chatting atau Messenger

Selain jejaring sosial, kegiatan saling mengirim pesan singkat secara langsung juga sangat popular dalam perkembangan New Media. Banyak aplikasi chatting atau messenger berbasis internet yang digunakan masyarakat. Aplikasi tersebut memudahkan dalam berkomunikasi secara cepat dengan berbagai fitur menarik. Kita tidak hanya dapat mengirim pesan teks, tapi juga dapat mengirim gambar, file, video, bahkan saling bertatap muka dengan fitur video call. Contoh aplikasi chatting atau messenger, yaitu: BBM (blackberry messenger), WhatsApp, Line, KakaoTalk Messenger, WeChat, dan sebagainya.

3.     Video Conference

Dengan menggunakan video conference, kita dapat berkomunikasi secara real time dengan bertatap muka dengan dua orang atau lebih. Contoh aplikasi video conference, yaitu: Skype, ooVoo, dan lain-lain.

4.     Hiburan

Selain berkomunikasi, New Media juga sangat berpengaruh dalam perkembangan dunia hiburan. Seperti dalam dunia musik dan permainan. Contohnya yaitu: berbagai permainan online di internet, aplikasi games atau permainan untuk smartphone, Youtube, dan berbagai aplikasi pemutar musik atau music player.

5.     Pendidikan dan Edukasi

Penerapan New Media ke dalam internet juga mempengaruhi dunia pendidikan. Dengan adanya internet, proses pembelajaran menjadi lebih mudah. Contohnya, yaitu: E-Book atau buku digital, berbagai video pembelajaran, materi pembelajaran di internet, dan berbagai situs tanya jawab seputar pendidikan di internet.